.

Profil Grabag TV

Grabag adalah sebuah kota kecamatan di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Alamnya subur, dengan ketinggian sekitar 680 m diatas permukaan laut, dengan demikian iklimnya cukup sejuk, cukup ideal sebagai daerah pertanian dan tempat tinggal.

Tetapi tidak seperti daerah lainnya yang bergelimang dengan informasi dan hiburan melalui televisi, daerah Grabag adalah termasuk dalam “blank spot“. Kalau daerah–daerah lain bisa menikmati paling sedikit 5 siaran TV Nasional, maka warga masyarakat Grabag harus cukup puas dengan menikmati siaran TVRI saja, kecuali bagi warga yang berkecukupan bisa membeli perangkat parabola sehingga bisa menerima seluruh siaran TV swasta Nasional : RCTI, SCTV, TPI, Indosiar, Anteve, Trans TV, Metro TV, Global TV, Lativi dan TV-7. Bahkan dengan parabola tersebut kita bisa menikmati siaran TV Lokal dan TV Khusus seperti Bali TV, Space Toon dll Tetapi bagi sebagian besar warga masyarakat Grabag, parabola adalah sebuah kemewahan.

Saat ini memang sebagian warga Grabag bisa menikmati siaran RCTI dan Trans TV melalui sarana relai yang ada di kecamatan, tetapi daya jangkaunya terbatas, sehingga tidak bisa mencakup seluruh area kecamatan yang luas. Kwalitas gambar serta suaranya pun masih dibawah standar.

Justru karena wilayah kecamatan Grabag berada dalam “blank spot”, dimana tidak banyak limpahan siaran TV yang bisa dinikmati warga masyarakat, maka televisi komunitas memiliki kemungkinan luas untuk dikembangkan, inilah yang menjadi “modal awal” untuk mendukung niatan mendirikan “Grabag-TV”. Dikatakan “modal” awal, karena masih banyak yang harus dipersiapkan dan diadakan.

VISI
“Grabag TV” menjadi sebuah wadah pengembangan masyarakat melalui siaran televisi pedesaan, yang merupakan media kreasi dan komunikasi “multi arah” secara berimbang dan demokratis.

MISI
  1. Melaksanakan pengembangan masyarakat melalui informasi yang langsung bersentuhan dengan kehidupan sehari-hari. dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan material dan spiritual.
  2. Melaksanakan pengembangan masyarakat agar memiliki hak dan kemampuan menggunakan sarana audio visual sebagai sarana penyaluran aspirasi, sarana kontrol sosial, sarana ekspresi dan wadah kreasi.
  3. Menjadi agen pendidikan Literasi Media untuk mempersiapkan masyarakat agar memiliki sikap kritis terhadap media sehingga “imun” menghadapi pengaruh negatif media
  4. Meningkatkan harkat dan martabat warga masyarakat melelui pelestarian dan pengembangan nilai-nilai luhur dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,
Searah dengan semboyan televisi komunitas : “Dari masyarakat oleh masyarakat dan untuk masyarakat”, maka pelaksana siaran dan produksi program acara adalah warga masyarakat sendiri. Mereka mendapat pelatihan secara sederhana di bidang penyiaran dan produksi program televisi. Mereka bukan merupakan karyawan tetap “Grabag TV” sehingga tidak mendapatkan honor atau gaji. Dalam pelaksanaannya nanti hanya beberapa personil yang akan mendapatkan imbalan sekadarnya, mereka adalah Pemimpin Utama, Penanggungjawab Umum, Penanggungjawab Siaran dan Penanggung Jawab Teknik.

Saat ini pelatihan sudah sampai angkatan ke 4 dan telah menghasilkan lebih dari 25 orang yang siap memproduksi acara untuk “Grabag TV”.

Mereka terdiri dari berbagai profesi, antara lain : guru, mahasiswa, pelajar, petani, penyuluh pertanian, pengemudi truk, pembawa acara, mantan TKI, tukang ojek, penjaga wartel, penyanyi, karyawan swasta, PNS, Kades, Sekdes, kameraman video perkawinan.


Di Kecamatan Grabag pesaing utama Grabag TV adalah TV Swasta. Dengan relai yang ada di kecamatan, masyarakat bisa menikmati siaran stasiun RCTI setiap hari selama 24 jam. Area yang terjangkau pemancar di kecamatan tersebut sekitar jarak 5 kilometer, di beberapa tempat bisa lebih dari itu. Bagi TV komunitas memang berat bersaing dengan TV Swasta. Pesaing lain adalah semakin banyaknya anggota masyarakat yang memiliki parabola yang bisa menangkap siaran seluruh TV yang ada di Jakarta ditambah beberapa siaran dari televisi asing.

Strategi Grabag TV menghadapi “pesaingnya” adalah :
  1. “Menjual” kelokalan atau kedekatan Grabag TV dengan penontonnya.
  2. Menjadikan Grabag TV sebagai media yang bisa dimanfaatkan oleh siapa saja, terutama untuk kepentingan aspirasi, ekspresi dan kreasi.
  3. Menjadikan masyarakat sebagai produser atau kreator program televisi secara aktif
  4. Menjaga agar materi siaran selalu berkaitan dengan kepentingan masyarakat, sehingga masyarakat selalu merasa membutuhkan siaran Grabag TV.

TV Swasta bisa menyiarkan acara yang dikemas mewah dan atraktif karena dukungan dana dari pemasukan iklan, TV Publik bisa menjaga kelangsungannya karena mendapat APBN/APBD ditambah dari pemasukan iklan, TV Berlangganan tetap eksis karena adanya iuran dari pelanggan. Bagaimana dengan TV Komunitas?.

Dalam PP 51 tahun 2005 pasal 27 disebutkan :
- Lembaga Penyiaran Komunitas dilarang melakukan siaran iklan dan atau siaran komersial lainnya, kecuali iklan layanan masyarakat.

Sedangkan pasal 34 menyatakan :
  1. Lembaga Penyiaran Komunitas didirikan dengan modal awal yang diperoleh dari kontribusi komunitasnya yang berasal dari 3 orang atau lebih yang selanjutnya menjadi milik komunitasnya.
  2. Lembaga Penyiaran Komunitas dapat memperoleh sumber pembiayaan dari sumbangan, hibah, sponsor, dan sumber lain yang sah dan tidak mengikat
  3. Lembaga Penyiaran Komunitas dilarang menerima bantuan dana awal pendirian dan dana operasional dari pihak asing.
Yang selalu dipertanyakan setiap orang yang mau mendirikan TV komunitas adalah, bagaimana TV Komunitas membiayai kelangsungan siarannya, kalau tidak boleh menyiarkan iklan komersial?. Banyak yang menyatakan bahwa hanya orang gila yang mau mendirikan dan mengelola TV Komunitas.

Grabag TV dikembangkan bukan oleh orang-orang gila, tetapi oleh sekelompok anggota masyarakat yang menyadari betapa strategisnya peran TV Komunitas untuk ikut menyelamatkan bangsa ini dari kehancuran akibat serbuan budaya global. Karena itulah dengan berbagai cara Grabag TV bertahan untuk terus bisa siaran, terutama nanti setelah ijin penyiaran leluar. Tetapi memang kemampuan warga terbatas, tidak semua kebutuhan mampu dibiayai secara mandiri, karena itulah Grabag TV perlu mengetuk hati nurani para donatur, para pejabat pemerintah, para pengusaha, untuk bisa memberikan dukungan dana atau sumbangan sarana kepada Grabag TV dan atau TV Komunitas lainnya.

Dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat betapa pentingnya media alternatif yang mampu mengimbangi dominasi media komersial, maka prospek TV Komunitas sangat menjanjikan. Perlu ditegaskan lagi prospek dan peran strategis TV Komunitas sebagai salah satu komponen penyelamat bangsa Indonesia dari kehancuran dimasa depan, yaitu :
  1. TV Komunitas merupakan sarana pemberdayaan masyarakat untuk menuju pada “kesejahteraan” material dan spiritual.
  2. TV Komunitas menjadi “agen Pendidikan melek media)” - ikut mempersiapkan masyarakat agar memiliki sikap kritis terhadap media sehingga memiliki “imunitas” terhadap pengaruh negatif media (media cetak, film, televisi, internet, game, ponsel dan media interaktif lainnya)
  3. TV Komunitas menjadi sarana pelestarian nilai-nilai tradisi yang luhur, sebagai imbangan arus budaya global
.

31 komentar:

aldi mengatakan...

grabag tv jangkauan siaran nya sampai mana dan kanal nya berapa uhf/ vhf

Grabag TV mengatakan...

Jangkauan siaran Grabag TV untuk arah barat adalah Desa Susukan, arah selatan Desa Manggung. Kanal Grabag TV ada di kanal 5 VHF. Untuk arah timur dan utara, jangkauannya sekitar 5 km.

Anonim mengatakan...

Mengapa pada film dokumenter seorang yg berperan sbg sopir mengatakan, grb tv itu, kalau tidak ada saya ....
Lho... Apa tidak ada yg lain.
Kemana mereka2 yg tergabung di situ.

Grabag TV mengatakan...

Pak Heru namanya. Beliau adalah penanggung jawab teknis di Televisi Komunitas Grabag TV. Beliau mengetahui detail teknis pemasangan kamera dan perlengkapan shooting serta masalah-masalah yang berhubungan dengan teknis.

Anonim mengatakan...

Setelah saya menyaksikan acara Kick Andi di Metro TV hari 06/11/09, saya terkesan dan ini menarik saya untuk menawarkan koleksi hasil rekaman dan editan saya pribadi untuk saya bagi tayangkan dengan Grabag TV. Bagaimana tanggapa GTV saya tunggu responnya, makasih.

Salam,
Rudi Winarto

rudiwinarto@gmail.com

Anonim mengatakan...

saya seorang mahasiswa ilmu komunikasi semester akhir, namun saya kurang begitu memahami dengan produksi suatu program di televisi. sebenarnya pernah satu semester saya mendapat mata kuliah produksi media video, namun ilmu itu hilang begitu saja, mungkin karena saya o'on atau saya lebih concern di bidang komunikasi saya yang lain.
beberapa waktu yang lalu saya ingat ada stasiumn tv komunitas di grabag, kebetulan rumah saya di kecamatan secang tidak jauh dari grabag.
saya mau tanya, apakah saya bisa belajar tentang ilmu produksi media yang pernah hilang itu di grabag tv??
terima kasih atas perhatiannya..

salam,
tika primasiwi
ad_ticka@yahoo.com

SMK Negeri 10 Medan mengatakan...

kami murid smk negeri 10 medan ,
yang ingin PKL ke grabag tv magelang .
kami ingin dibantu untuk lebih bisa dan belajar dalam hal broadcast dan perfilman .
kami berharap kami bisa diterima ditempat bapak/ibu .
terima kasih .

Grabag TV mengatakan...

@ Rudi Winarto
Kami saat ini sedang mengajukan ijin siaran agar kami leluasa menayangkan siaran-siaran Grabag TV, karena itu kami belum bisa menerima video dari Anda. Terima kasih atas perhatiannya.

@ Tika Primasiwi
Grabag TV sangat terbuka bagi siapa saja. Silahkan Anda datang ke Sekretariat dan Studio Grabag TV di Ponggol I RT 04 RW 02 Grabag Magelang dengan sebelumnya menghubungi nomor telepon (0293)5529550 atau 08161100649 atau 0818464892. Terima kasih atas perhatiannya.

@ SMK Negeri 10 Medan
Silahkan Anda menghubungi nomor telepon (0293)5529550 atau 08161100649 atau 0818464892. Terima kasih.

Anonim mengatakan...

Nama saya Ahmad Tanwirudin, Alumni SMUN 1 Garabag, alamat: Pendem, Banaran, Grabag. dan sekarang bekerja di Semarang, saya Ingin menanyakan gimana caranya untuk mendapatkan film dokumenter dunia dalam kotak tersebut karena saya penasaran pingin nonton hasil karya anak grabag desa tercinta kelahiranku. Terimakasih atas informasinya
tanwirudin@yahoo.com

Angger Prawitasari mengatakan...

Nama saya Angger Prawitasari. Saya mahasiswa Jurusan Ilmu Perpustakaan UI angkatan 2006. Rencananya saya akan mengangkat topik tentang Blank Spot Area dengan dihubungkan dengan keberadaan stasiun TV Komunitas "Grabag TV" sebagai topik pada tugas akhir salah satu mata kuliah saya. Terima kasih untuk "Grabag TV" karena telah memberikan ispirasi bagi saya. Semoga "Grabag TV" sukses selalu dan semakin banyak memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakatnya sekitar...

Regards,
Angger Prawitasari
JIP FIB UI

Grabag TV mengatakan...

@ Ahmad Tanwirudin
Kami usahakan agar film dokumenter dunia dalam kotak kami tampilkan di video facebook Grabag TV. Jika Anda mengiginkan kopian cdnya, Anda bisa meghubungi Sekretariat dan Studio Grabag TV di Ponggol I RT 04 RW 02 Grabag Magelang, Telp. (0293)5529550, 08161100649, 0818464892

@ Angger Prawitasari
Anda bisa meghubungi Sekretariat dan Studio Grabag TV di Ponggol I RT 04 RW 02 Grabag Magelang, Telp. (0293)5529550, 08161100649, 0818464892

Terima kasih atas perhatiannya

geraldi mengatakan...

mengapa Grabag TV kok kanal nya VHF kenapa kok ndak pakai UHF

Anonim mengatakan...

Pak kami dari semarang...Rencana kita mau pkl d sana..amien...
Kmi minta bntuannya..Supaya kami bisa mendapat banyak pelajaran dan pengalaman tentang broadcast...karena jujur saja kami merasa kurang kalou hnya mendapat peljaran dari sekolah saja...

Semoga grabag tv semakin maju dan Sukses...^_^

Anonim mengatakan...

Grabag tv yak eeeee!!!! OVi cucune bu said dan pak said

Anonim mengatakan...

apakah Grabag tv masih bisa menerima siswa untuk PKL disana????

Grabag TV mengatakan...

Grabag TV masih menerima siswa PKL. Terima kasih.

zaky mengatakan...

tinggi tower brapa meter dan pakai berapa watt pak? kok bisa 5km.
sukses buat gragab TV.
Maju terus tv komunitas.

wachi mengatakan...

siip saya yang berada di jakarta ,asli dari grabag
siap mendukung ada nya acara televisi grabag ini...wah moga2 bisa pulkampung..bisa bergabung gak pak, ..??? hehehehe

attijani - klampis mengatakan...

semanagt jihad

Anonim mengatakan...

Pimpinan GRABAG TV Yang terhormat,
sy dari Nganjuk Jawa Timur,ingin tanya bagaimana prosedur pendirian TV KOMUNITAS ? Bagaimana mendapatkan sumber dana untuk kelangsungan broadcast ? kemana saya harus mengurus ijin ? mohon bantuan secara jelas ke Email saya : wahyu_kencana69@yahoo.co.id
atas bantuannya diucapkan terima kasih
NB: Sy memiliki pmcr UHF 15W yg bisa bekerja di ch 50 s/d ch 71

GM - ADMIN mengatakan...

kk saya boleh tau gak ? tentang bagaimana cara membuat tv lokal komersial! kirim kan ke e~mail saya ya kak : azmimuhammad45@gmail.com

Anonim mengatakan...

ASSALAMUALAIKUM WR.WB GRABAG TV
??
KAMI DARI SMKN 1 GONDANG-SRAGEN
yang ingin PKL ke grabag tv magelang .
kami berharap kami bisa diterima ditempat bapak/ibu . INSYLH BULAN DEPAN DARI PIHAK SEKOLAH AKAN DATANG BERKUNJUNG KE GRABAG TV.

tr-123 rekoad mengatakan...

Selamat & sukses

Anonim mengatakan...

Salamu'alaikum grabag tv..
Maaf apakah seorang yang hanya lulusan sekolah rendah tpi suka/hobi brocasting/host bisa belajar dan bergabung di Grabag tv.

Matur suwun..
Wassalamu'alaikum

Hidin mengatakan...

Gan. saya punya pemancar tv uhf mini 5 watt. Tidak di pakai, mau saya jual , ada antena panel, kabel RG8 10 meter, di jual 3.5 juta saja, tinggal on langsung mancar, Hub 089672872227, Rudi Bangil. Pas.

Anonim mengatakan...

senang rasanya , putri saya agnes dari smk terang bangsa ikut pelatihan disini pada juli 2013 , siaran grabag tv apa bisa di akses di internet ya seperti halnya di mivo.tv
mtr nwn

abdul rahman puasa mengatakan...

assalamu alaikumwr. wb
Selamat pagi
Kami dari SMK Negeri 1 Karossa Kab. Mamuju Prop. Sulawesi Barat ingin melaksanakan Prakerin pada Stasiun Grabag TV untuk program studi Multimedia yang rencananya mulai bulan juli - september 2014
mohon infonya jika sekiranya siswa kami bisa diterima untuk magang di Grabag TV
terima kasih sebelumnya

Anonim mengatakan...

Mantap

Anonim mengatakan...

GRABAG TV ada niat gak jadi tv lokal atau tv jaringan..???

Yosua Wirawan mengatakan...

Saya siswa dari SMP Masehi Temanggung,ingin meminta foto bersama yang lalu dilaksanakan pada hari rabu,15 desember 2014.....
Terimakasih,Jesus Bless You,Gan En,Namo Buddhaya ...

pulsa murah mengatakan...

selamat berinovasi ...

Posting Komentar